Jumat, 27 Maret 2015

Mengetahui Apakah Kampas Rem Sudah Habis untuk Mobil Matic?

Sistem Rem pada mobil matic berbeda dengan mobil manual dimana kebanyakan mobil matic memiliki usia kampas rem yang relatif lebih pendek daripada mobil manual, jika kampas rem pada mobil manual habis dalam jarak tempuh 60 ribu kilometer sampai 70 ribu kilometer maka kampas mobil matic akan habis pada jarak 35 sampai 40 ribu kilometer.
Angka 35-40 ribu kilometer itu hanya sebagai patokan saja, karena pada dasarnya setiap orang
memiliki gaya mengemudi yang berbeda-beda, kondisi jalanan macet juga tentunya lebih banyak menghabiskan kampas rem daripada jalanan bebas hambatan.


Nah selain berpedoman pada kilometer yang ditempuh, anda juga ada baiknya mengetahui bagaimana tanda-tanda kampas rem mobil sudah mulai habis, berikut adalah gejala kampas rem mobil yang sudah mulai habis:
* Kedalaman Pijakan Rem
Jika anda menginjak pedal rem terlalu dalam atau semakin dalam (berbeda dari biasanya) maka itu merupakan indikasi awal bahwa kampas rem mobil mulai habis (berkurang)
* Rem Bergetar
Jika anda menginjak pedal rem kemudian pedal rem tersebut terasa bergetar saat di injak, maka itu salah satu indikasi kampas rem telah habis. Biasanya kampas rem yang habis memiliki permukaan yang tidak lurus (rata) sehingga ketika ditekan permukaan tersebut mencengkeram cakram tidak sempurna yang menimbulkan getaran
* Suara Rem
Timbulnya suara seperti gesekan antar logam akan terjadi saat anda menginjak pedal rem yang kampasnya sudah habis, kampas rem yang habis tersebut biasanya sudah terlalu parah sehingga tinggal besinya saja. Nah besi pada kampas tersebut bergesekan dengan cakram rem (juga besi) sehingga terjadi suara gesekan, suara mendecit juga bisa mengindikasikan habisnya kampas rem
* Minyak Rem Turun
Salah satu indikasi habisnya kampas rem adalah berkurangnya volume minyak rem (minyak rem terlihat turun), periksa minyak rem yang ada di tabung reservoir dan jika minyak rem turun maka kampas rem kemungkinan akan habis





kampas rem yang sudah habis, tinggal besinya saja
 * Cek Ketebalan Kampas Rem
Nah ini adalah cara yang paling jitu, jika melihat tanda-tanda seperti disebutkan di atas maka lanjutkan dengan pemeriksaan kondisi kampas rem apakah masih tebal atau sudah tipis/ habis, caranya cukup mudah yakni langsung dengan membuka roda dan melihat kondisi kampas rem tersebut. Jika kampas rem sudah terlihat tipis atau tinggal logamnya saja, jangan berpikir panjang langsung ganti kampasnya.




 Beberapa teknisi otomotif bahkan menyarankan untuk mengganti kampas rem mobil matic tiap 20-25 ribu kilometer. Demi keselamatan maka perawatan mobil memang harus kita keluarkan biaya untuk ini.

Disini Mekaniku juga menawarkan jasa kami dalam Service Rem dan Pergantian Kampas Rem, Selain memakai produk yang berkualitas seperti Genuine Part dan Bendix (Innovasi dari rem pesawat, yang awet di pakai) yang sudah terpercaya kualitasnya.

Disaat anda sibuk dan tak punya waktu ke bengkel, anda hanya perlu menghubungi kami di nomer 021-9696 5000
dan kami siap datang ke tempat anda.

Beberapa Part yang Perlu Diganti saat Merawat Mobil

Disini mekaniku akan memberikan beberapa saran saat mobil akan di service rutin / ganti oli rutin, spare parts apa saja yang perlu di ganti dan bagaimana cara mengetahuinya, jika sparepart itu sudah harus di ganti.

 

 

 


Filter Udara

Bersihkan filter udara tiap ganti oli di 3000 sampai 5000 km, akan tetapi cuaca dan kondisi jalan juga
berpengaruh. Jika sering melewati jalan berdebu membersihkan filter udara bisa lebih sering. 
 Ganti filter udara jika telah mencapai jarak 20 ribu km (5 kali cuci)

 

 

ganti-oli-mesin-di-mekaniku

Oli Mesin

Periksa kualitas oli mesin dan kuantitasnya saat ganti oli, kualitas ini terkait dengan kekentalan/ kemampuan lubrikasi sedangkan kuantitas adalah jumlah/ volume oli dalam mesin (bisa dilihat dengan mengecek tinggi oli melalui batang kontrol). 

Ganti oli mesin dilakukan setelah kilometer mencapai 3000 sampai 5000, akan tetapi tergantung berat/ ringannya mobil sehari-hari jika mobil sering melewati jalanan macet seperti jakarta maka penggantian oli mesin harus lebih sering, karena pada jalanan macet odometer tidak berjalan tapi mesin berputar terus


Oli Transmisi dan Oli Gargan

* Ganti Oli transmisi dan oli gardan ini biasanya diganti setiap 10 ribu sampai 20 ribu km, tergantung kondisi kerja mobil dan kualitas oli, jika memakai oli yang bagus dengan kerja yang tidak terlalu berat (jalan aspal datar tidak macet) maka bisa bertahan sampai 20 ribu km.

* Selalu periksa saat service, ketinggian oli dan kemungkinan kebocoran, tambah jika volume berkurang

oli-filterFilter Oli

Penggantian filter oli biasanya di saat ganti oli sebelum mencapai 10 ribu km

 

 

 


Filter Bahan Bakar

* Filter bahan bakar bertugas menyaring BBM yang masuk ke ruang bakar agar kotoran tidak ikut masuk ke silinder mesin (ruang bakar), pembersihan filter BBM ini biasanya tiap 5000 sampai 10.000 km.
* Penggantian filter BBM ini dilakukan tiap 20 ribu kilometer

 

 

Air Radiator

Ganti air radiator (air pendingin mesin)setiap 10.000 km, penggantiannya relatif mudah, bersihkan radiator jika dirasa mesin cepat panas (kemungkinan ada sumbatan pada radiator).

 

Timing Belt

Penggantian timing belt dilakukan ketika mobil mencapai jarak 30 ribu sampai 50 ribu kilometer, kualitas sparepart sangat berpengaruh. Usahakan memakai yang original dari produsen otomotif atau perusahaan yang memiliki reputasi bagus

 

Minyak Rem

Penggantian minyak rem ini biasanya berkisar pada angka 20 ribu kilometer, minyak rem juga berfungsi mengontrol ketebalan kampas rem. Pada saat pecinta otomotif menemui minyak rem yang semakin sedikit juga bisa mengindikasikan kampas rem sudah menipis.

 

Kampas Kopling

Penggantian kampas kopling mobil biasanya setelah mencapai jarak 50 ribu km sampai 80 ribu kilometer

 

Busi

Penggantian busi dilakukan setiap mobil menempuh jarak 20 ribu kilometer, selalu cek kualitas nyala api busi dan bersihkan saat mencapai jarak 5000 km

 

Oli power steering

Oli power steering bisa diganti saat mencapai 50 ribu kilometer



Mekaniku dapat melakukan semua service ini di rumah atau kantor anda, melayani anda dengan segala kemudahan yang diberikan.
anda hanya perlu menghubungi kami di. 021-9696 5000
Mekaniku siap datang ke tempat anda.

Kamis, 26 Maret 2015

Memilih oli pelumas mesin terbaik untuk mobil Anda saat Ganti Oli Rutin

Tips and Trik cara memilih oli yang asli dan bagus untuk mobil


Ganti Oli sudah pasti harus rutin di lakukan, minimal 3 bulan sekali atau jika kilometer sudah mencapai batas yang di tentukan, agar performa mesin tidak menurun dan menjadi awet. Namun bukan berarti mengganti oli saja sudah cukup untuk membuat mesin menjadi awet. Anda juga harus teliti dalam memilih oli yang asli dan bagus untuk mobil anda.

Di sini mekaniku akan memberikan tips dan trik cara memilih oli yang bagus untuk mobil anda.

1.  Pastikan Oli yang digunakan saat ganti oli, bukan oli dari drum atau bisa dibilang oli literan. pilihlah oli yang masih tersegel di dalam botolan atau galonan.

2. Tipe Oli saat ganti oli juga dapat mempengaruhi ketahanan batas kilometer.
Untuk 3000 km memakai oli tipe 15w-40
Untuk 5000 km memakai oli tipe 10w-40
Untuk 10.000 km memakai oli tipe 5w-40
Dan harga pun mempengaruhi tiap tipe oli, makin tahan lama makin mahal juga harganya

Mekaniku akan memudahkan anda dalam mengganti oli rutin mobil anda, yaitu dengan datang langsung ke tempat anda. selain nada dapat membuktikan bahwa oli yang kami pakai adalah asli dan masih tersegel. Anda juga dapat mellihat sendiri cara kerja kami yang cepat dan rapih. Anda juga tidah perlu khawatir dengan tumpahan oli yang akan mengotori lantai garasi anda, karena selain mekanik kami yang sudah terlatih untuk bekerja bersih, mekanik kami juga di lengkapi dengan alat-alat yang memadai.

Anda tidak perlu repot membawa mobil ke bengkel dan menunggu lama hanya untuk ganti oli, hanya perlu menghubungi kami di no. 021-9696 5000, kami akan langsung datang ke tempat anda.